Kuliah Subuh Ramadan di Masjid Miftakhul Huda, Camat Septian Muhranto: Ukuran Bahagia Berbeda, Kunci Utamanya Tetap Rasa Syukur

Dilihat : 184 Kali, Updated: Sabtu, 28 Pebruari 2026
Kuliah Subuh Ramadan di Masjid Miftakhul Huda, Camat Septian Muhranto: Ukuran Bahagia Berbeda, Kunci Utamanya Tetap Rasa Syukur

Kuliah Subuh Ramadan di Masjid Miftakhul Huda Gumelar Sabtu (28/2/2026), Camat Gumelar Septian Muhranto mengajak jamaah merenungi makna rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Mas Camat menyampaikan bahwa tingkat kebahagiaan setiap orang berbeda-beda.

“Ada yang merasa sangat bahagia ketika mendapat rezeki besar, seperti doorprize mobil atau kemewahan lainnya,” ujarnya. Namun, ia menekankan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu datang dari sesuatu yang megah.

 

Mas Camat mencontohkan kisah sederhana dari seorang warga yang menerima program rumah layak huni dari Baznas. Warga tersebut tidak meminta tambahan bangunan yang mewah atau fasilitas berlebihan.

 

Ia hanya berharap dibuatkan toilet atau kamar mandi di rumahnya agar saat malam hari tidak perlu lagi pergi ke sungai untuk buang hajat. Permintaan yang sederhana itu, kata Mas Camat, sudah cukup membuatnya merasa sangat bahagia.

“Dari situlah kita belajar, bahwa ukuran bahagia itu tidak sama. Kadang yang kecil bagi kita, bisa jadi sangat besar bagi orang lain,” tambahnya.

 

Di akhir penyampaian, Camat Septian menegaskan bahwa ia tidak bermaksud untuk menggurui. Apa yang disampaikan hanya sebagai pengingat bagi dirinya dan jamaah yang hadir.

“Sebab, sifat manusia adalah saling mengingatkan dalam kebaikan,” tutupnya. (wiz)

Komentar